Alifazizagustus’s Blog

Mei 27, 2009

HAK ASASI MANUSIA

Filed under: Uncategorized — alifazizagustus @ 10:37 am

HAK ASASI MANUSIA

A. HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA
Berdasarkan beberapa rumusan HAM, dapat ditarik kesimpulan tentang beberapa ciri pokok hakikat HAM yaitu:
• HAM tidak perlu diberikan, dibeli ataupun diwarisi. HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis.
• HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, etnis, pandangan politik atau asal-usul sosial dan bangsa.
• HAM tidak bisa dilanggar. Tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah Negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM (Mansyur Fakih, 2003).
1. Pengertian HAM
HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.
2. Hak Asasi Manusia
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1 angka 1 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM).

3. Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia
a. Hak asasi pribadi / personal Right
• Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat.
• Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat.
• Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan.
• Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing.
b. Hak asasi politik / Political Right
• Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
• Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
• Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
• Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
c. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
• Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
• Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS)
• Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum
d. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
• Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
• Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
• Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
• Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
• Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
e. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
• Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
• Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.

f. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
• Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
• Hak mendapatkan pengajaran
• Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN HAM
1. Perkembangan HAM Pada Masa Sejarah
a. Perjuangan Nabi Musa membebaskan umat Yahudi dari perbudakan
b. Hukum Hamurabi di Babylonia yang memberi kebebasan kepada WN
c. Socrates, Plato dan Aristoteles peletak dasar HAM
d. Perjuangan Nabi Muhammad SAW membebaskan bayi dan wanita dari Quraisy
2. Perkembangan HAM di Inggris
a. Tahun 1215 munculnya “Magna Charta” membatasi kekuasaan raja John yang bertindak sewenang-wenang kepada rakyat dan kaum bangsawan.
b. Tahun 1628 keluarnya “Petition Of Rights” yang berisi :
• Pajak dan pungutan istimewa harus disertai persetujuan
• W N tidak boleh dipaksakan menerima tentara dirumahnya
• Tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai.
c. Tahun 1679 muncul “Habeas Corpus Act”:UU yang mengatur tentang penahanan seseorang :
• Seseorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktudua hari setelah penahanan
• Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum
d. Tahun 1689, keluar “Bill of Rights” yang merupakan UU yang diterima Parlemen sbg perlawanan rakyat pada raja James II yang berisi :
• Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen
• Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat.
• Pajak, UU, dan pembentukan tentara tetap harus seizin parlemen
• Hak WN untuk memeluk agama menurut kepercayaannya masing-masing.
• Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja.
3. Perkembangan HAM di AS
Diilhami oleh John Locke, tentang hak alam: hak hidup (life), hak kebebasan(liberty) dan hak milik(property); dasar ini yang dijadikan dasar pengakuan Declaration of Independence of The United States.
Perjuangan HAM di AS, karena rakyat berasal dari eropa sebagai emigran merasa tertindas kolonial Inggris. AS merdeka 4 Juli 1776 yang merupakan negara pertama yang menetapkan dan melindungi HAM dalam Konstitusinya.
Bangsa Amerika berasal dari kaum imigran berbagai negara Eropa, Asia,
Afrika, dan Australia. Kaum imigran tersebut semula berpikir secara sempit untuk kepentingannya sendiri. Mereka mempunyai kebiasaan dan pengalaman sendiri yang dibawa dari negaranya. Keanekaragaman bangsa Amerika tersebut sebagai potensi negara harus diterima dan diberdayakan demi kejayaan Amerika.
Ketika Amerika masih di bawah pemerintahan kolonial Inggris, masyarakat diperlakukan secara tidak adil. Pada tahun 1776 bangsa Amerika menyatakan kemerdekaan dari pemerintahan kerajaan Inggris melalui Declaration of Independence. Rakyat Amerika yang bersifat heterogen itu harus dapat hidup berdampingan secara damai. Hak-hak asasi masyarakat harus dijamin dan dilindungi tanpa pengecualian. Simbol HAM dan demokrasi itu diujudkan dengan patung liberty. Ketika sedang berkecamuk perang dunia ke II, Presiden Franklin Delano Roosvelt dihadapan konggres Amerika (1941) menyatakan ada empat kemerdekaan yaitu:

(a) freedom of speech (kebebasan berbicara dan berpendapat),
(b) freedom of Religon ( kebebasan beragama),
(c)freedom from fear (bebas dari rasa takut) dan
(d) freedom from want (bebas darikemiskinan).

4. Perkembangan HAM di Prancis
Perjuangan HAM dirumuskan dalam nas kah Pada Revolusi Prancis 1789, adalah ketidakpuasan rakyat dan kaum borjuis thd kelaliman raja Louis XVI. Naskah tsb. terkenal dengan Declaration des Droits de L’homme et Du Citoyen. Deklarasi ini menyatakan bahwa “HAM adalah hak-hak alamiah yg dimiliki manusia menurut kodratnya, yang tidak dapat dipisahkan dari hakekatnya dan karena itu bersifat suci
Revolusi Prancis terkenal sbg perjuangan HAM di eropa dengan semboyan Liberty, Egality, dan Fraternity (kebebasan, persamaan, dan persaudaraan).

Pemikiran yang berkembang di Perancis lebih banyak bercorak rasionalisme,
artinya rasio dijadikan sumber dan ukuran untuk menentukan kebenaran. Rene
Descates mengatakan cogito ergo sum, artinya aku berpikir maka aku ada.
Keberadaanku ditentukan oleh cara berpikirku. Menurutnya hak asasi manusia
terletak pada kebebasan untuk berpikir dan berkehendak. Rasionalisme tumbuh subur
di Perancis dan dikembangkan lebih lanjut oleh Auguste Comte melalui tiga tahap:
Pertama, tahap theologis dimana kehidupan masyarakat ditentukan oleh kepercayaan
pada kekuatan adi kodrati.
Kedua, tahap metafisis dimana kehidupan masyarakat
ditentukan oleh kekuatan berpikir rasional. Ketiga, tahap positif dimana kehidupan
masyarakat ditentukan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perjuangan bangsa Perancis dalam mewujudkan HAM ditandai dengan
dirobohkannya penjara Bastille, seraya mengumadangkan semboyan liberty
(kemerdekaan) equality (persamaan), dan egality (persaudaraan). Revolusi Perancis
(1789) dimulai dengan dideklarasikan Declaration des droits de`lHomme et du
Citoyen (deklarasi tentang hak asasi manusia dan penduduk). Deklarasi tersebut berisi
pernyataan bahwa manusia itu dilahirkan dalam keadaan bebas dan mempunyai
kedudukan yang sama.

Atlantic Charter Tahun 1941
Atlantic Charter muncul pada saat PD II yang dipelopori FD Roosevelt, yang menyebutkan The Four Freedom:
>> Kebebasan untuk beragama(Freedom of Religion),
>> Kebebasan untuk berbicara dan berpendapat (Freedom of Speech and thought),
>> Kebebasan dari rasa takut (Freedom of fear),
>> Kebebasan dari kemelaratan (Freedom of want).

5. Perkembangan HAM Afrika Selatan
Pelaksanaan HAM di Afrika Selatan sangat cepat sejak politik apparthide
dihapus dan pemerintahan dipegang oleh Nelson Mandela. Presiden kulit hitam
pertama yang pernah dipenjara selama 25 tahun ini menjadi simbol keberhasilan
perjuangan HAM di Afrika Selatan. Politik apparthide yang sangat diskriminatif
digantikan dengan kebebasan, keadilan, kesetaraan menjadi titik tolak kehidupan
HAM semakin baik. Warga kulit putih yang hanya 5 juta tidak lagi mendominasi
kehidupan berbangsa pendudukan 60 juta lebih yang berwarna kulit hitam.

6. Perkembangan HAM di Malaysia
Negara Malaysia memiliki dasar negara yang mirip dengan Indonesia.
Kehidupan berbangsa dan bernegara di Malaysia didasarkan lima prinsip dasar yang
disebut dengan Rukun Negara. Kelima prinsip tersebut diintegrasikan ke dalam
seluruh ke berbagai bidang kehidupan. Berdasarkan rukun negara tersebut dapat
diketahui bahwa HAM di Malaysia sudah diletakkan ke dalam dasar negaranya.
HAM tersebut adalah hak berdemokrasi, kebebasan, keadilan, hak kelangsungan
hidup kebudayaan tradisional, menghormati keanekaragaman, hak untuk, hak untuk
menggunakan manfaat sains dan teknologi.
Pendidikan HAM untuk SD di Malaysia dilaksanakan secara terpadu.
Keterpaduan tersebut berupa pendidikan nilai yang berkaitan dengan diri, keluarga,
masyaraakat dan negara. Kemajuan ekonomi yang sangat pesat, menarik minat warga
negara asing untuk datang bekerja ke Malaysia. Dampak negatif dari tenaga kerja
asing tersebut juga meningkatkan angka kriminalitas, karena budaya yang dibawa
oleh para tenaga kerja asing dari negaranya berbeda-beda. Interaksi budaya yang
berbeda tidak sedikit menimbilkan pertentangan dan bahkan konflik kekerasan.

Berdasarkan sejarah perkembangannya ada tiga generasi HAM sebagai berikut:
Generasi pertama adalah Hak Sipil dan Politik yang bermula di dunia Barat.
Generasi kedua adalah Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya yang diperjuangkan oleh negara sosialis di Eropa Timur.
Generasi ketiga adalah Hak Perdamaian dan Pembangunan yang diperjuangkan oleh negara-negara berkembang (Asia-Afrika).
C. HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Sejak kemerdekaan tahun 1945 sampai sekarang di Indonesia telah berlaku tiga Undang-undang dasar dalam empat periode:
Periode 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949, berlaku UUD 1945.
Periode 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950, berlaku Konstitusi Republik Indonesia Serikat.
Periode 17 Agustus 1950 sampai 5 Juli 1959, berlaku UUDS 1950.
Periode 5 Juli 1959 sampai sekarang, berlaku kembali UUD 1945.
Pencantuman pasal-pasal tentang HAM dalam tiga UUD tersebut berbeda satu sama lainnya. Dalam UUD 1945 butir-butir HAM hanya tercantum beberapa saja. Sementara konstitusi RIS 1949 dan UUDS 1950 hampir bulat-bulat mencantumkan isi Deklarasi HAM dari PBB.di samping itu terdapat pula harapan masyarakay dunia agar Deklarasi HAM PBB dimasukkan kedalam UUD atau perundangan lainnya di negara-negara anggota PBB, agar secara yuridis formal HAM dapat berlaku di negara masing-masing.
Ketika UUD 1945 berlaku kembali sejak 5 Juli 1959 secra yuridis formal, HAM tidak lagi lengkap sepert Deklarasi HAM PBB, karena yang terdapat di dalam UUD 1945 hanya beberapa pasal saja, khususnya pasal 27, 28, 29, 30 dan 31. Pada awal orde baru salah satu tujuan pemerintah dalam melaksanakan Hak-hak asasi yang tercantum dalam UUD 1945 serta berusaha untuk melengkapinya. Tugas untuk melengkapi HAM ini ditangani oleh sebuah panitia MPRS yang kemudian menyusun Rancangan Piagam Hak-hak Asasi Manusia serta hak-hak dan kewajiban warga negara yang dibahas dalam sidang MPRS tahun 1968. Dalam pembahasan ini, sidang MPRS menemui jalan buntu, sehingga akhirnya dihentikan.

D. HAM DAN DEMOKRASI
Ada keterkaitan erat antara demokrasi dengan hak asasi manusia. Berdasarkan konteks sejarah, pada dasarnya perjuangan mewujudkan demokrasi juga merupakan sejarah perjuangan menegakkan hak asasi manusia di dunia. Oleh karena itu, dewasa ini isu mengenai demokrasi akan selalu berhubungan dengan isu mengenai hak asasi manusia.
Demokrasi mencangkup dua konsep pokok yaitu kebebasan/persamaan dan kedaulatan rakyat (Maswadi Rauf, 1997). Unsur pokok dalam pemerintahan demokrasi ada dua, yaitu:
• Pengakuan atas hak asasi manusia
• Partisipasi rakyat dalam pemerintahan
Kebebasan dan persamaan adalah pondasi demokrasi. Kebebasan dianggap sebagai sarana mencapai kemajuan dengan memberikan hasil maksimal dari usaha orang tanpa adanya pembatasan dari penguasa. Demokrasi adalah sistem politik yang melindungi kebebasan warganya sekaligus memberi tugas pemerintah untuk menjamin kebebasan tersebut.
Adanya isu dan gerakan global demokrasi dan hak asasi manusia pada negara-negara di dunia berimplikasi sebagai berikut:
• Keinginan dari masing-masing negara untuk dikatakan sebagai negara demokrasi dengan cara menyusun pemerintahan demokrasi dan meratifikasi berbagai konvensi internasional tentang hak asasi manusia.
• Hak asasi manusia dan demokrasi menjadi semacam persyaratan bagi negara-negara dalam menjalin hubungan internasional. Dengan dalih pelanggaran atas demokrasi dan hak asasi manusia, suatu negara dapat memutus atau menghentikan bantuan kepada negara lain.
• Pelanggaran atas demokrasi dan hak asasi manusia di suatu wilayah sudah bukan lagi merupakan urusan intern negara yang bersangkutan.

DAFTAR PUSTAKA

Winarno. Pendidikan Kewarganegaraan. 2007. Bumi Aksara: Jakarta.
http://id.wikipedia.org/wiki/Undang-Undang_Dasar_Republik_Indonesia_1945
http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
http://makalahkumakalahmu.wordpress.com./2008/09/13/makalah-pkn-tentang-hak-asasi-manusia-ham/

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: